|
FRESH GRADUATE DAN DUNIA KERJA
October 3rd, 2009 Posted in News, Practice Corner |
.jpg)
Selamat pagi semua..
Ehm, sempet bingung beberapa hari ini mau nulis artikel tentang apa. Sampai akhirnya tersebut lah sebuah tema yang pastinya banyak orang di luar sana juga mengalami yaitu “Rasanya Menghadapi Dunia Kerja”.
Setelah kurang lebih 18 tahun kita berada di lingkungan sekolah dengan belajar menjadi topik utama hidup kita. Lalu kemudian kita meski harus dihadapkan sama yang namanya dunia kerja. Well, tidak dipungkiri waktu sekolah kita terkadang suka berandai-andai tentang sebuah dunia baru, dunia kerja. Mungkin kita beranggapan bahwa berkerja itu pasti menyenangkan. Tidak perlu mengerjakan PR matematika atau membuat karangan Bahasa Inggris. Tapi ternyata kerja lebih dari sekedar mengerjakan PR dan berhadapan dengan pelajaran di kelas. Namun, kerja menjadi sebuah tanggung jawab yang besar. Karena dengan bekerja kita dapat bertahan hidup.
Back to topic, dunia kerja memang berbeda dengan saat kita masih bersekolah dulu. Baik suasana, beban tanggung jawabnya sampai pada bagian puyeng-puyeng-nya. Apalagi bagi para fresh graduate, bekerja menjadi suatu tantangan baru yang bisa dibilang mengasyikkan sekaligus menakutkan. Mengasyikkan karena bisa dijadikan latihan mental dan mengecek apakah ilmu yang telah didapatkan akhirnya dapat bermanfaat juga serta dapat diaplikasikan di real world. Menakutkan karena tidak mudah mendapatkan pekerjaan seperti yang kita inginkan dengan gaji yang mencukupi apalagi buat para fresh graduate, sulit buat menentukan gaji yang diinginkan.
Serba salah deh ihh.. Tapi nggak usah kuatir, ini ada trik-trik dan tips-tips yang *dengan harapan penuh dari penulis* bisa bermanfaat buat para pembaca tulisan ini dan semoga amal ibadah puasa dan sholatnya dapat terima *upsss, mulai nggak nyambung :D*
Setelah menggunakan segala macam metode dalam mencari data, baik secara verbal maupun non verbal dengan kuesioner dan wawancara bahkan bersemedi satu malam *maaf, penulis lagi lebay* akhirnya jadilah tips-tips yang bisa dilihat, dibaca dan diresapi di bawah ini. Dan kami *biar yang tanggung jawab nggak cuma penulisnya aja hehehe..* menerima segala macam bentuk saran maupun kritik dan boleh juga kita share setelah ini. Well, cekitdot…
Tips-tips menghadapi dunia kerja setelah resmi menjadi fresh graduater:
To do list:
- Positive thinking plus optimis
Yap, apapun yang terjadi kita harus selalu optimis dan berpikiran terbuka sama hal-hal yang bakal dihadapi di depan. Yang penting kita usaha dan jangan takut dengan apapun yang menghadang. Mungkin bagi orang yang dulu aktif di organisasi saat masih sekolah atau pun kuliah, hal yang berbau tantangan tidak menjadi masalah yang besar karena mereka telah terbiasa berkegiatan yang memacu adrenalin serta tanggung jawab yang besar. Secara kesiapan mereka juga telah terbiasa menghadapi orang banyak dengan kapasitas masalah yang beragam sehingga itu akan mempermudah mereka saat menghadapi dunia kerja yang moso oloh itu bebannya. Tapi jangan kuatir bagi orang yang sebelumnya tidak tergabung dalam suatu organisasi tertentu, karena ada berbagai macam bentuk pekerjaan dan pada dasarnya manusia diberi kelebihan oleh Tuhan yaitu adaptasi. Sehingga jangan cemas, dunia ini terus berjalan maka pupuklah rasa optimis dalam diri. Niscaya apa yang kita inginkan dapat terkabul. Amien..
- Persiapan lahir, batin, jasmani dan rohani
Hal ini penting tidak hanya untuk para fresh graduater tapi juga bagi para job seeker juga. FYI, saat melamar kerja bakal ada begitu banyak syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum akhirnya kita menandatangani kontrak kerja. Ini poin-poin yang harus kita lakukan:
-
- Membuat lamaran pekerjaan dan CV.
- Mengikuti psikotest.
- Mengikuti tes wawancara (kadang wawancara terjadi beberapa kali dan ada yang sebelum psikotest).
Dari tahap-tahap tersebut kalau kita tidak menyiapkan segala macam perbekalan perang alias kesiapan-kesiapan *apalagi bagi yang baru pertama kali*. Menurut beberapa sumber yang *insya Allah* terpercaya, untuk tes wawancara biasanya membutuhkan waktu hampir seharian karena harus registrasi ulang saat mau wawancara, menunggu panggilan dan baru setelah itu diwawancara. Untuk psikotest biasanya membutuhkan waktu hampir seharian penuh karena psikotest terbagi menjadi 2 bahkan sampai 4 macam jenis alat tes yang bakal disuguhkan kepada kita.
Selain itu kesiapan lainnya adalah bahasa. Karena ada beberapa instansi yang mengharapkan para pekerjanya mampu berbahasa asing, teruama Bahasa Inggris dan pendidikan komputer. Kalau mempunyai sertifikat bisa dikumpulkan untuk tambahan CV karena itu pasti akan dipertimbangkan.
- Kenalilah dahulu instansi yang ingin dilamar
Yup, ini juga tidak kalah pentingnya. Tak kenal maka tak sayang. Ketika kita asal-asalan ngelamar kerjaan dan setelah kita diterima di instansi tersebut ternyata tidak merepresentasikan diri kita. Maka hal itu ditakutkan akan malah memberi keburukan daripada kebaikan. Kita jadi tidak nyaman berada di kantor. Padahal kantor atau tempat kita bekerja itu bisa dibilang rumah dan keluarga kedua bagi kita. Selain itu biasanya pihak perusahaan yang terkait menanyakan tentang motivasi kita melamar bekerja di perusahaan mereka. Jadi kita sebaiknya mengenali dulu perusahaan yang akan kita lamar.
- Sadari apakah anda mampu bekerja di bagian yang anda lamar
Setelah kita mengenali instansi yang kita mau lamar, kita harus sesuaikan dengan kapasitas kita masing-masing. Misal kita melamar di bagian managerial sedangkan kita sadari betul kita tidak mampu dalam hal itu. Mungkin bagi yang telah telanjur ya kembali ke tips pertama, be positive! Siapa tau kita malah mendapat pengalaman dan penetahuan baru di bidang managerial.
- Etos kerja
Bagi para fresh graduater gaji saat pertama kali kerja bukan menjadi prioritas utama. Karena jarang sekali ditemukan first job kita mendapatkan salary yang mengejutkan. Kebanyakan orang ingin melihat dahulu bagaimana cara kerja kita baru akan diberikan kenaikan gaji seiring dengan waktu. Dan pada dasarnya tujuan bekerja tidak hanya sekedar ingin memperoleh pengalaman tetapi untuk lebih mengaktualisasi diri dan mencari pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
- Jangan mudah menyerah
Wah, ini ya teman-teman mencari kerja itu nggak gampang tapi juga jangan dibikin susah. Paling enak sih memang minta orang tua dan nerima uang jajan tiap bulan, tapi dalam bekerja kita benar-benar dituntut untuk memeras keringat dan berinisiatif tinggi dengan gaji yang tetep sama kayak yang ditulis dikontrak walaupun mendadak kerjaan melebihi apa yang tertulis dikontrak *hohoho.. sumpah ini emang lebay!*. Kunci utama ada jangan mudah menyerah. Karena tidak semua hal berjalan seperti apa yang kita inginkan. Kita memang bisa berencana tapi Tuhan yang mengatur semua. Well, ini ada quote yang *menurut penulis* bagus. Kalau rencana kita belum dikabulkan Tuhan berarti Tuhan lagi menyiapkan rencana yang lebih baik untuk kita. Never give up everyone!
- Sabar dan tawakal
Kalau memang kita sudah berusaha maksimal, sudah bolak-balik mencari lowongan kerja di koran, di internet, tiap hari, tiap menit dan tiap detik tapi belum dapat kerjaan yang cocok juga, ya kita sebagai manusia harus tetap sabar dan tawakal serta terus berusaha dan berikhtiar.
Don’t try this point please:
- Negative thinking plus pesimis
Jangan sekali-kali deh punya pikiran negatif karena itu membuat kita menjadi kurang pe-de menghadapi kendala dan rintangan yang ada di depan kita. Well, keraguan dan kecemasan kalau ada itu wajar apalagi untuk yang baru pertama kali melamar pekerjaan. Tetapi jangan terus dimanja dan dipupuk perasaan semacam itu karena hanya akan mengurangi kepercayaan diri kita.
- Terlalu idealis
Apalagi bagi first graduate terkadang sikap idealis yang tinggi masih terus dibina. Pokoknya kerja itu ya harus sesuai dengan apa yang telah dibayangkan. Padahal bekerja itu ada berbagai macam kendala dan tidak semuanya seperti yang kita bayangkan. Apalagi yang terbiasa bekerja bersama teman-teman atau orang yang sudah dikenal. Kebiasaan iu harus segera dihilangkan, karena dalam bekerja tekadang kita mendapatkan rekan kerja yang tidak sesuai dengan sifat kita dan kita tidak dapat selalu bekerja bersama teman. Kecuali mendirika perusahaan atau usaha sendiri bersama teman.
- Mudah bosan dan menyerah
Dalam mencari pekerjaan kita harus selalu semangat karena mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kia itu memang susah gampang. Jadi jangan pernah menyerah. Apalagi saat kita telah bekerja disuatu instansi terkadang job desk yang tertulis dikontrak dapat berubah secara fleksibel. Dapat berambah dan berkurang sehingga kita harus selalu siap mendapatkan berbagai macam bentuk tugas yang akan dibebankan pada kita. Walaupun tugas tersebut tidak tertulis dalam kontrak.
- Keinginan mendapatkan kesuksesan lewat jalur cepat
Kebanyakan orang selalu menginginkan hal yang mudah dan mendapatkan hasil yang maksimal. Namun kesuksesan tidak mudah dicapai jika kita tidak melalui tahapan-tahapan pembelajaran dahulu. Proses menajdi suatu poin penting karena kita pasti akan merasa puas ketika mendapatkan hasil dari proses yang kita telah lalui tersebut.
- Tips 1-4 adalah *insya Allah* benar.
Dari keempat tips yang telah disebutkan di atas semoga dapat dipahami agar kita semua dapat lancar memeperoleh pekerjaan dan siap ketika menghadapi dunia kerja.
Well, bagi para fresh graduate semoga yang disampaikan ini bermanfaat ya. Dan penulis menerima saran, kritik serta jika ada yang mau menambahkan ide dan lain-lain penulis akan terima dengan senang hati.
Tulis Komentar
|