Kirim Pesan YM

 

 

How to Read a Book: Cara Jitu Mencapai Puncak Tujuan Membaca

how-to-read-a-bookBuku adalah sumber pengetahuan. Dengan membaca buku kita dapat mendapatkan informasi apapun tentang hal apapun di sekitar kita. Mulai dari buku ringan, tentang memelihara kucing misalnya, sampai buku Sosialisme karangan Karl Marx yang memeras otak kita. Semuanya sangat bermanfaat, kecuali beberapa buku yang isinya tidak penting tentunya.

Budaya membaca memang belum dicapai masyarakat kita. Sehingga minat baca masyarakat tergolong rendah. Padahal kebiasaan membaca buku berkorelasi positif dengan tingkat pengetahuan. Semakin sering membaca semakin bertambah pengetahuan kita. Maka tentu saja dapat kita buat teori bahwa semakin berpengetahuan masyarakatnya maka akan semakin maju peradaban bangsa tersebut. Untuk itu mulai sekarang membaca buku harus dibiasakan.

Ternyata membaca buku bukanlah yang sepele. Mengapa? Buku ditulis sedemikian rupa secara serius oleh penulisnya sehingga pembaca dapat menerima dan memahami informasi yang disampaikannya. Namun di sisi lain, pembaca juga dituntut berupaya untuk memahami maksudnya. Apabila pembaca tidak mampu mencapai pemahaman sebagaimana dimaksudkan si penulis maka aktivitas membacanya dapat dianalogikan seperti memakan makanan tanpa dikunyah. Akibatnya kita tidak dapat merasakan kenikmatan makanan itu.

Karena seriusnya membaca sebuah buku maka membaca buku memerlukan teknis. Seperti buku yang ditulis oleh J Doren yang berjudul How to Read a Book. Membaca buku ternyata memerlukan cara tersendiri agar kita dapat memahami apa yang dibicarakan penulis dalam buku tersebut. J Doren menyatakan bahwa membaca jenis buku satu dan yang lainnya tidaklah sama. Antara buku praktis dan buku teoritis mempunyai pendekatan yang berbeda begitu juga antara buku fiksi dan buku ekspositori.

Menurut Doren membaca buku dapat dikategorikan dalam 4 tingkatan.  Artinya bahwa tingkatan di atasnya menuntut kemampuan membaca di tingkat sebelumnya. Masing-masing mempunyai cara tersendiri untuk melaksanakannya.

Tingkat pertama adalah membaca dasar. Membaca Dasar adalah membaca dengan tujuan memahami makna dari kata-kata yang disampaikan. Memahami maksud dari kalimat itu. Intinya bahwa kita bisa memahami maksud dari tulisan yang kita baca.

Level yang lebih tinggi atau level yang ke dua adalah membaca Inspeksional. Membaca Inspeksional adalah level membaca dengan cara menembus pandang buku. Teknik ini membatasi waktu pembaca dalam memahami jenis buku dan perihal buku tersebut. Membaca inspeksional tidak membaca isi buku secara keseluruhan tapi mencoba menemukan garis besar atau kerangka isi buku dengan membaca bagian-bagian utamanya saja.

Level membaca ketiga adalah level Membaca Analisis. Membaca Analisis menuntut pembaca untuk membaca isi keseluruhan buku. Dalam level ini pembaca didorong untuk dapat menemukan masalah yang diungkapkan dan hendak diselesaikan oleh penulis, dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis terhadap buku.

Level membaca tertinggi adalah level Membaca Sintopikal. Level Membaca Sintopikal menuntut energi yang lebih besar dari pembaca. Pembaca harus mampu menemukan sudut pandang penulis, dan membandingkan dengan buku-buku yang lain. Untuk sampai pada kemampuan membaca sintopikal, pembaca harus mempunyai kemampuan level membaca dasar, inspeksional, dan analisis.

Demikianlah garis besar buku How to Read a Book. Masih banyak sekali saran atau langkah yang salah satunya adalah menjadi pembaca yang penuntut.  Banyak lagi teknik-teknik lain dalam buku ini yang penting untuk diketahui. Temukan saran-saran penting lainnya dari buku ini dan jadilah pembaca yang benar dan handal atau anda akan menyesal seumur hidup.

  • Judul Buku : How to Read a Book: Cara Jitu Mencapai Puncak Tujuan Membaca
  • Penulis          : Mortimer J. Adler & Charles Van Doren
  • Penerbit        : iPublishing

By
Hajan



Related Posts:
  • The Last Lecture
  • Tulis Komentar